Kegiatan akbar ini diselenggarakan di Aula Serbaguna Kampus II Pondok Pesantren Nurul As’adiyah Callaccu di Empagae. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, Muh. As'ad Supardi, S.Ag., yang hadir mewakili Kepala Madrasah untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses pembelajaran berorganisasi bagi para peserta didik.
Panggung Demokrasi dan Adu Gagasan
Dalam sambutannya, Wakamad Kesiswaan menekankan pentingnya ajang pemilihan OSIM ini sebagai sarana pendidikan politik yang sehat, wadah latihan kepemimpinan (leadership), serta pembelajaran berdemokrasi yang santun di lingkungan madrasah.
Ajang debat ini mempertemukan tiga pasang calon (Paslon) pemimpin muda terbaik yang siap mengemban estafet kepengurusan OSIM dengan gagasan-gagasan kreatif dan program kerja unggulan:
- Nomor Urut 1: Muh. Khair Al-Fikri & Muh. Fauzan
- Nomor Urut 2: Muh. Salim & Andi Muh. Al-Fatih
- Nomor Urut 3: Nur Syafira Jalaluddin & Nur Aliyah Rahmah
Masing-masing pasangan calon tampil percaya diri memaparkan visi, misi, serta program kerja andalan mereka di hadapan ratusan siswa dan dewan guru. Suasana semakin interaktif ketika sesi tanya jawab dan tanggapan antar-kandidat serta audiens berlangsung, menunjukkan tingkat kritis dan kecerdasan para santri dalam memilih figur pemimpin masa depan.
Menyongsong Pemimpin yang Aspiratif dan Berkarakter
Melalui ajang pemaparan visi-misi dan debat ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat mengenal lebih dekat rekam jejak, kapasitas, dan integritas para kandidat sebelum menyalurkan hak suaranya.
Keluarga besar MTsS Nurul As'adiyah Callaccu berharap rangkaian pemilihan OSIM ini dapat berjalan lancar, melahirkan pemimpin yang amanah, inovatif, serta mampu membawa organisasi siswa semakin aktif dan berprestasi.

0 Komentar